Sistem operasi untuk perangkat mobile yang menggunakan modifikasi kernel linux yang juga menyertakan middleware dan sejumlah aplikasi standar. Sebelum muncul Android, sudah ada Windows Mobile, Palm OS, dan Symbian, Muncul pula BlackBerry dan iPhone. Dominasi Nokia dengan Symbian lebih dari 70% pasar dunia! Pada saat itu, pemakai ponsel tidak dapat melakukan apa-apa kecuali menggunakan fitur yang ada di dalamnya pengguna pasif. Ponsel menggunakan sistem operasi tertutup, Seiring berkembangnya Internet, pemakai ingin berpartisipasi dalam memakai ponselnya:
–Sebagai user yang dapat menambah aplikasi (misal: facebook, twitter) dan mengatur e-mail dengan mudah (dulu harus tahu alamat incoming dan outgoing mail server)
–Sebagai programmer yang dapat ikut membuat aplikasi
Pengguna menginginkan sistem operasi terbuka, Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Google bersama perusahaan yang tergabung ke dalam Open Handset Alliance (termasuk Intel, Nvidia, dan Texas Instruments) sejak 2007. Perusahaan lain: Acer, Dell, HTC, LG, Motorola, Samsung, Sony Ericsson, dsb. Sistem ini berbasis pada Linux yang sebelumnya sudah populer di kalangan pengguna komputer karena bersifat open source. Seperti juga asalnya, Android juga bersifat terbuka (open source)tidak harus selalu = freeware. Terbuka artinya sistem ini dapat dan boleh diubah, ditambah, dan dimodifikasi isinya. Android bersifat opensource sekaligus freeware, sehingga juga boleh disebarkan secara gratis.
Banyak yang salah mengerti, karena Androidnya gratis, sering diartikan aplikasinya pun gratis
Distribusi Android
Android didistribusikan melalui dua versi, yaitu versi Google Mobile Services (GMS) dan versi Open Handset Distribution (OHD). GMS didukung penuh atau resmi oleh Google. Ponsel Android dengan distribusi GMS akan mendapat akses langsung ke Market place. Ponsel Android versi OHD hanya berisi Android: user dapat meng-upgrade
Kehebatan Sistem Android
Merupakan sistem terbuka yang dikembangkan oleh banyak perusahaan (dan user!), User dapat mengembangkan aplikasi dan juga dapat dipakai di ponsel, notebook, tablet, kamera digital, smart TV, sound system di mobil, GPS, dll
Simulator:
http://code.google.com/p/live-android/downloads/list (170 MB)
Kehebatan Ponsel Bersistem Android
Berbasis layar sentuh (bersaing dengan iPhone) dan menggunakan prosesor berkecepatan tinggi (mulai dari 800 MHz ketika smart phones lain masih 624 MHz). Aplikasi berkembang sesuai dengan kreativitas para pengembang dan pengguna. Komponen sistem (keyboard, layar, aplikasi telpon, sms, dsb) dapat diganti2 dan juga dapat dipasang di ponsel sistem lain, misal: ponsel iPhone (lihat di http://www.androidoniphone.com/ dan http://www.redmondpie.com/android-on-iphone-9140671/),
ponsel Windows Mobile (lihat di http://pocketnow.com/tweaks-hacks/how-to-dual-boot-windows-mobile-and-android) ponsel Nokia (lihat di http://www.wired.com/gadgetlab/2010/08/nokia-phones-android/) Program aplikasinya relatif berukuran kecil (kebanyakan di bawah 1 MB)
Kekurangan Ponsel Android
Banyak merek, masing2 memiliki sistem dan driver sendiri, Masih muda dan sering ada perubahan sistem. Untuk meng-update dan me-root sistem tidak mudah dilakukan meskipun oleh advanced user. Untuk melakukan hal2 sederhana, sulit dilakukan, misal: capture screen, memindah aplikasi ke kartu memori (butuh kartu berkecepatan tinggi!). Harga perangkatnya tergolong mahal, padahal sistemnya gratis. Sekarang sudah hadir ponsel Android murah dan yang penting bukan hardware, tapi sistem.
Perkembangan Android
Google akan berada di jajaran ponsel pintar bersama BlackBerry, iPhone, Symbian Sudah mulai dilirik BlackBerry yang akan memakai kernel Android ini berarti BlackBerry akan bisa menjalankan Android. Sedang berjuang menjadi standar sistem operasi perangkat elektronik seperti halnya iPhone/iPod sudah lebih dulu. Bagi pengembang aplikasi, Android membuka pasar yang lebar melalui Android Market. Bagi penulis, banyak topik dapat ditulis di artikel koran, tabloid, majalah, blog, buku. Bagi pengusaha muda, mulailah dengan bisnis upgrade sistem Android, rooting suatu sistem, instal aplikasi, memakai aplikasi
–Sebagai user yang dapat menambah aplikasi (misal: facebook, twitter) dan mengatur e-mail dengan mudah (dulu harus tahu alamat incoming dan outgoing mail server)
–Sebagai programmer yang dapat ikut membuat aplikasi
Pengguna menginginkan sistem operasi terbuka, Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Google bersama perusahaan yang tergabung ke dalam Open Handset Alliance (termasuk Intel, Nvidia, dan Texas Instruments) sejak 2007. Perusahaan lain: Acer, Dell, HTC, LG, Motorola, Samsung, Sony Ericsson, dsb. Sistem ini berbasis pada Linux yang sebelumnya sudah populer di kalangan pengguna komputer karena bersifat open source. Seperti juga asalnya, Android juga bersifat terbuka (open source)tidak harus selalu = freeware. Terbuka artinya sistem ini dapat dan boleh diubah, ditambah, dan dimodifikasi isinya. Android bersifat opensource sekaligus freeware, sehingga juga boleh disebarkan secara gratis.
- Bagaimana dengan aplikasi yang berjalan di bawah sistem Android?
- Ternyata juga banyak yang tidak opensource dan tidak freeware.
Banyak yang salah mengerti, karena Androidnya gratis, sering diartikan aplikasinya pun gratis
Distribusi Android
Android didistribusikan melalui dua versi, yaitu versi Google Mobile Services (GMS) dan versi Open Handset Distribution (OHD). GMS didukung penuh atau resmi oleh Google. Ponsel Android dengan distribusi GMS akan mendapat akses langsung ke Market place. Ponsel Android versi OHD hanya berisi Android: user dapat meng-upgrade
Kehebatan Sistem Android
Merupakan sistem terbuka yang dikembangkan oleh banyak perusahaan (dan user!), User dapat mengembangkan aplikasi dan juga dapat dipakai di ponsel, notebook, tablet, kamera digital, smart TV, sound system di mobil, GPS, dll
Simulator:
http://code.google.com/p/live-android/downloads/list (170 MB)
Kehebatan Ponsel Bersistem Android
Berbasis layar sentuh (bersaing dengan iPhone) dan menggunakan prosesor berkecepatan tinggi (mulai dari 800 MHz ketika smart phones lain masih 624 MHz). Aplikasi berkembang sesuai dengan kreativitas para pengembang dan pengguna. Komponen sistem (keyboard, layar, aplikasi telpon, sms, dsb) dapat diganti2 dan juga dapat dipasang di ponsel sistem lain, misal: ponsel iPhone (lihat di http://www.androidoniphone.com/ dan http://www.redmondpie.com/android-on-iphone-9140671/),
ponsel Windows Mobile (lihat di http://pocketnow.com/tweaks-hacks/how-to-dual-boot-windows-mobile-and-android) ponsel Nokia (lihat di http://www.wired.com/gadgetlab/2010/08/nokia-phones-android/) Program aplikasinya relatif berukuran kecil (kebanyakan di bawah 1 MB)
Kekurangan Ponsel Android
Banyak merek, masing2 memiliki sistem dan driver sendiri, Masih muda dan sering ada perubahan sistem. Untuk meng-update dan me-root sistem tidak mudah dilakukan meskipun oleh advanced user. Untuk melakukan hal2 sederhana, sulit dilakukan, misal: capture screen, memindah aplikasi ke kartu memori (butuh kartu berkecepatan tinggi!). Harga perangkatnya tergolong mahal, padahal sistemnya gratis. Sekarang sudah hadir ponsel Android murah dan yang penting bukan hardware, tapi sistem.
Perkembangan Android
Google akan berada di jajaran ponsel pintar bersama BlackBerry, iPhone, Symbian Sudah mulai dilirik BlackBerry yang akan memakai kernel Android ini berarti BlackBerry akan bisa menjalankan Android. Sedang berjuang menjadi standar sistem operasi perangkat elektronik seperti halnya iPhone/iPod sudah lebih dulu. Bagi pengembang aplikasi, Android membuka pasar yang lebar melalui Android Market. Bagi penulis, banyak topik dapat ditulis di artikel koran, tabloid, majalah, blog, buku. Bagi pengusaha muda, mulailah dengan bisnis upgrade sistem Android, rooting suatu sistem, instal aplikasi, memakai aplikasi
pelajaran
- Sistem yang sudah mapan, dapat dikalahkan oleh sistem baru dan kerja keras, konsisten, kreatif
- Dulu Yahoo!, kini Gmail. Dulu Symbian, sekarang Android, BlackBerry, iPhone
- Sistem yang terbuka dan gratis, tetap dapat membuat pengembangnya memperoleh hasil
- Lihat facebook, twitter, berbagai layanan e-mail
- Untuk menguasai suatu sistem, jangan menunggu orang lain

Komentar